Senin, 07 Januari 2019
Millenial guruku, millenial pembelajaranku
Solo, 19 Desember 2018
Smp Batik Program Khusus Surakarta adalah sekolah yang berkomitmen untuk menyelenggarkan kegiatan belajar mengajar yang berkualitas untuk peserta didiknya. Maka dari itu para guru dan karyawan wajib mendapatkan pelatihan atau workshop dalam segala bidang. Pada kesempatan kali ini Smp Batik Program Khusus Surakarta mengundang Ketua Yayasan Pendidikan Batik Surakarta Bp. Ir. H. Sholihul Hadi Ahmad Bakrie, M.Erg. untuk memberikan motivasi dan memaparkan tentang bagaimana cara mengelola pembelajaran yang baik.
Pada sesi pertama kegiatan workshop yang bertempat di ruang pertemuan Smp Batik Program Khusus Surakarta di awali dengan kegiatan tadarrus bersama. Tadarrus bersama merupakan kegiatan wajib dalam setiap kegiatan pertemuan guru dan karyawan. Kemudian Kepala Sekolah Smp Batik Program Khusus Surakarta Bp. Drs. Agus Suntoro, M.Pd. memberikan sambutan tentang pentingnya meningkatkan ketertiban dan kedisiplinan semua warga sekolah, karena guru dan karyawan merupakan teladan bagi perserta didik Smp Batik Program Khusus Surakarta.
Tepat pukul 09.00 sesi yang di tunggu-tunggu karena merupakan sesi yang paling penting yaitu sesi tentang bagaimana memberikan motivasi dan cara pengelolaan kelas sesuai dengan generasi millenial. Sebagai narasumber Bp. Ir. H. Sholihul Hadi Ahmad Bakrie, M.Erg. sudah sangat berpengalaman di dunia pendidikan dan di bidang enterpreneurship. Pada saat ini beliau juga merupakan Ketua dari Yayasan Perguruan Tinggi Islam Batik dan Salah satu dosen pengajar di Universitas Islam Batik Surakarta yang saat ini juga sedang meyelesaikan program S3 nya di Universiti Teknikal Malaysia Melaka.
Guru wajib mempunyai bahan ajar yang baru menyesuaikan dengan generasi peserta didik kita pada saat ini. Bahan ajar tahun lalu wajib di perbaharui dan di sesuaikan dengan situasi dan kondisi terkini. Guru wajib memiliki blog pribadi sehingga peserta didik dapat memanfaatkan blog pribadi kita untuk memperoleh materi yang di ajarkan pada hari ini sehingga bahan ajar dapat real time di update apabila peserta didik berhalangan hadir ke sekolah. Hal tersebut merupakan beberapa harapan beliau tentang tata kelola kegiatan belajar mengajar dan untuk tindak lanjutnya bp/ibu guru akan langsung di bimbing oleh beliau setiap hari Selasa pukul 06.00 pagi untuk berkonsultasi tentang bahan ajar yang akan di sampaikan kepada peserta didik pada hari itu.
Senin, 23 Januari 2017
Senin, 07 November 2016
PANITIA PENERIMAAN SISWA BARU
SMP BATIK PROGRAM KHUSUS SURAKARTA TAHUN 2017
GELOMBANG I
Tahap I NOVEMBER - DESEMBER 2016
TAHAP II JANUARI - FEBRUARI 2017
Tahap I NOVEMBER - DESEMBER 2016
TAHAP II JANUARI - FEBRUARI 2017
SYARAT PENDAFTARAN:
1. FC RAPOR KL 5 SEMESTER 1,2 & KL 6 SEMESTER 1
2. FC KARTU KELUARGA
3. FC AKTA KELAHIRAN
4. PAS FOTO 3X4 2 lbr
5. Mengisi formulir Pendaftaran
1. FC RAPOR KL 5 SEMESTER 1,2 & KL 6 SEMESTER 1
2. FC KARTU KELUARGA
3. FC AKTA KELAHIRAN
4. PAS FOTO 3X4 2 lbr
5. Mengisi formulir Pendaftaran
SELEKSI PENELUSURAN BAKAT MINAT:
TAHAP I Kamis, 29 DESEMBER 2016
TAHAP II FEBRUARI 2017
1. Penilaian Baca Al Qur'an
2. Penilaian Potensi Akademik
3. Penilaian Psikologis
4. Wawancara
TAHAP I Kamis, 29 DESEMBER 2016
TAHAP II FEBRUARI 2017
1. Penilaian Baca Al Qur'an
2. Penilaian Potensi Akademik
3. Penilaian Psikologis
4. Wawancara
INFOMASI LEBIH LANJUT HUB:
1. Kantor SMP Batik PK (0271 735 995)
2. AGUS SUNTORO, M.Pd. (089 534 099 0263)
3. SISCHA ARYONO, S.Psi (085 647 412 801)
4. DONY PRABOWO, S.Pd. (081 228 77 338)
1. Kantor SMP Batik PK (0271 735 995)
2. AGUS SUNTORO, M.Pd. (089 534 099 0263)
3. SISCHA ARYONO, S.Psi (085 647 412 801)
4. DONY PRABOWO, S.Pd. (081 228 77 338)
Selasa, 18 Oktober 2016
Hunting Turis ke Pura
Mangkunegaran Solo
Solo, Oktober 2016, mengunjungi
situs bersejarah dapat menjadi sarana belajar yang tepat dan efektif bagi para
pelajar untuk mendapatkan dan mengamalkan ilmu yang diperolehnya di sekolah.
Pelajar dapat melihat secara nyata wujud fisik dan mereka juga dapat
mengeksplorasi obyek belajar yang ada di hadapan mereka.
Outing class merupakan sarana
efektif bagi sekolah untuk menambah wawasan serta pengalaman bagi peserta
didiknya, sehingga peserta didik dapat mengerti dan memahami tentang apa yang
sedang mereka pelajari.
Destinasi Outing Class pada
kesempatan ini adalah Puro Mangkunegaran yang terletak di pusat kota Solo. Puro
Mangkunegaran merupakan salah satu icon budaya di kota Solo yang sangat
terkenal di dalam maupun di luar negeri. Banyak wisatawan domestik dan
wisatawan asing berkunjung ingin melihat ke dalam kediaman Raja Mangkunegoro 9
yang sampai dengan saat ini masih terjaga originalistasnya terlebih lagi masih
digunakan sebagai kediaman raja beserta putra putrinya.
Siswa siswi SMP Batik Program
Khusus Surakarta sangat antusias untuk mengunjungi Puro Mangkunegaran dimana di
tempat tersebut sering dilaksanakan agenda rutin yang melibatkan keluarga
kerajaan beserta warga masyarakat sekitar. Khususnya setiap hari Rabu
dilaksanakan pementasan musik tradisional jawa yaitu Gamelan dan juga tarian
tradisional jawa.
Musik Gamelan dan tarian tradisional jawa
merupakan daya tarik sangat besar bagi wisatawan asing untuk berkunjung ke Puro
Mangkunegaran. Maka siswa siswi Smp Batik Program Khusus Surakarta pada kali
ini ingin mempraktekkan kemampuan berbahasa inggris sebagai salah satu
pelajaran di sekolah. Berbekal pengetahuan dan ilmu yang diberikan di sekolah
siswa siswi SMP Batik Program Khusus Surakarta mulai berinteraksi dengan
wisatawan asing mempraktekkan bahasa yang telah di pelajarinya sejak dari kelas
tujuh.
Terlihat siswa siswi berinterview
dengan beberapa turis yang kebetulan hari itu berkunjung ke Pura Mangkunegaran.
Salah satunya adalah Hank. Hank berasal dari Belanda dan dia menjawab dengan
sangat antusias pertanyaan – pertanyaan yang diberikan oleh siswa siswi SMP
batik Program Khusus . Hank mengatakan “bahasa inggris mereka sangat bagus!” .
Selain itu siswa siswi SMP Batik PK juga
memperkenalkan salah satu budaya kota solo yaitu membatik. Kegiatan membatik
merupakan salah satu kegiatan ekstrakurikuler di sekolah. Dimana pada hari yang
sama SMP Batik Program Khsusus Surakarta
juga menyelenggarakan kegiatan Outing Class untuk kelas 7 di Laboratorium Batik
Dalem Djimatan yang terletak di Kampung Batik Laweyan Surakarta.
Senin, 17 Oktober 2016
Dhani
Wakili Jateng Pada Event Kemah Budaya Nasional 2016
REPUBLIKA.CO.ID,
BANGKA BELITUNG -- Kemah Budaya Nasional (KBN) 2016 resmi dibuka Senin (19/9).
KBN ketujuh ini diselenggarakan di Desa Juru Seberang, Kecamatan Tanjungpandan,
Kabupaten Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
KBN 2016 dibuka oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Hilmar Farid. Menurutnya, gerakan pramuka adalah wujud nyata dari Bhineka Tunggal Ika. Dimana banyak perbedaan tapi tetap satu jua.
Dengan kegiatan pramuka, ia minta anak-anak ini mampu mengolah diri meningkatkan kecakapan, meningkatkan komitmen terhadap gerakan pramuka. "Saya harap kalian yang terpilih dari yang terbaik pulang membawa semangat baru untuk melestarikan kebudyaaan Indonesia," jelasnya dalam pembukaan KBN 2016 di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Direktur Sejarah Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Triana Wulandari, menjelaskan KBN merupakan wahana pertemuan pramuka penggalang untuk menanam dan menumbuhkembangkan nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa, membina persaudaraan, mempererat persatuan, dan kesatuan serta wadah pembinaan karakter bangsa serta jiwa kemandirian.
KBN 2016 dibuka oleh Direktur Jenderal Kebudayaan, Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan Republik Indonesia, Hilmar Farid. Menurutnya, gerakan pramuka adalah wujud nyata dari Bhineka Tunggal Ika. Dimana banyak perbedaan tapi tetap satu jua.
Dengan kegiatan pramuka, ia minta anak-anak ini mampu mengolah diri meningkatkan kecakapan, meningkatkan komitmen terhadap gerakan pramuka. "Saya harap kalian yang terpilih dari yang terbaik pulang membawa semangat baru untuk melestarikan kebudyaaan Indonesia," jelasnya dalam pembukaan KBN 2016 di Belitung, Provinsi Kepulauan Bangka Belitung.
Direktur Sejarah Direktorat Jenderal Kebudayaan Kemendikbud, Triana Wulandari, menjelaskan KBN merupakan wahana pertemuan pramuka penggalang untuk menanam dan menumbuhkembangkan nilai-nilai sejarah dan budaya bangsa, membina persaudaraan, mempererat persatuan, dan kesatuan serta wadah pembinaan karakter bangsa serta jiwa kemandirian.
Kegiatan
ini mengajak pramuka untuk beraktifitas di alam terbuka, mendirikan tenda untuk
berkemah, serta melakukan berbagai aktivitas edukatif, rekreatif, inovatif, dan
kompetitif antara lain berpetualang, menjelajah napak tilas rute sejarah,
pentas seni budaya.
KBN tahun ini berlangsung mulai dari tanggal 19 hingga 23 September. Tema yang diangkat "Mewujudkan Generasi yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berkarakter". Pesertanya berjumlah 800 orang dari 34 provinsi.
KBN tahun ini berlangsung mulai dari tanggal 19 hingga 23 September. Tema yang diangkat "Mewujudkan Generasi yang Mandiri, Berdaya Saing dan Berkarakter". Pesertanya berjumlah 800 orang dari 34 provinsi.
Ramadhani Satria Nur Wibawa merupakan salah satu siswa
kelas 9 SMP Batik Program Khusus ditunjuk
oleh KWARCAB kota Surakarta untuk mewakili Propinsi Jawa Tengah mengikuti KBN
(Kemah Budaya Nasional) tahun 2016 tersebut. Dhani sapaan akrabnya disekolah
menyatakan sangat bahagia dapat mewakili Jawa Tengah dalam kegiatan KBN di
Bangka Belitung. Dia juga menambahkan bahwa kegiatan tersebut memupuk rasa kemandirian,
persaudaraan, dan gotong royong. “Kita saling bertukar informasi tentang daerah
kita masing – masing, sampai bertukar badge” kata Dhani saat di hubungi team
humas. Pada acara festival budaya perwakilan Jawa Tengah menampilkan tari –
tarian tradisional dan pakaian Punokawan. “Saya juga sangat menikmati permainan
– permainan tradisional yang mengasah kemampuan dan kreatifitas peserta di KBN
2016, diantaranya lomba tarik sampan, lomba egrang, dan lomba seni kriya”
tambahnya. Dhani berharap adik – adik kelasnya agar selalu termotivasi untuk
mengembangkan kegiatan kepramukaan di sekolah sehingga dapat mengikuti kegiatan
kepramukaan yang lain di tingkat nasional.
Senin, 30 Mei 2016
Jadwal Ujian Kenaikan Kelas SMP Batik Program Khusus Surakarta 2016
Jadwal Ujian Kenaikan Kelas
SMP Batik Program Khusus Surakarta
SMP Batik Program Khusus Surakarta
Senin, 30 Mei 2016
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Matematika
Jam 2 10.00 - 11.30 Mapel Seni Budaya
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Matematika
Jam 2 10.00 - 11.30 Mapel Seni Budaya
Selasa, 31 Mei 2016
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Bahasa Indonesia
Jam 2 10.00 - 11.30 Mapel Pendidikan Agama Islam
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Bahasa Indonesia
Jam 2 10.00 - 11.30 Mapel Pendidikan Agama Islam
Rabu, 01 Juni 2016
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Bahasa Inggris
Jam 2 10.00 - 11.30 Mapel Teknologi Informasi dan Komputer
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Bahasa Inggris
Jam 2 10.00 - 11.30 Mapel Teknologi Informasi dan Komputer
Kamis, 02 Juni 2016
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Ilmu Pengetahuan Alam
Jam 2 10.00 - 1130 Mapel Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kes
Jam 1 07.30 - 09.30 Mapel Ilmu Pengetahuan Alam
Jam 2 10.00 - 1130 Mapel Pendidikan Jasmani Olahraga dan Kes
Jum'at, 03 Juni 2016
Jam 1 07.30 - 09.00 Mapel PPkn
Jam 2 09.15 - 10.15 Mapel Kesenian Daerah
Jam 3 10.15 - 11.30 Mapel Seni Batik
Jam 1 07.30 - 09.00 Mapel PPkn
Jam 2 09.15 - 10.15 Mapel Kesenian Daerah
Jam 3 10.15 - 11.30 Mapel Seni Batik
Sabtu, 04 Juni 2016
Jam 1 07.30 - 09.00 Mapel Ilmu Pengetahuan Sosial
Jam 2 09.30 - 11.00 Mapel bahasa Jawa
Jam 1 07.30 - 09.00 Mapel Ilmu Pengetahuan Sosial
Jam 2 09.30 - 11.00 Mapel bahasa Jawa
Panitia
Kamis, 26 Mei 2016
Kultum Jum'at : Antara Rasa Aman dan Takut
Nama : Annisa
Ayu Melati
Kelas : 7B
Nomor : 4
Assalamu’alaikum Warahmatullahi Wabarakaatuh
Alhamdulillahi robbil ‘alamin washalatu
wassalamu ‘ala asrofil mursalin wa ’ala alihi washohbihi ajma’in amma ba’du
Pertama tama marilah kita panjatkan puji
syukur kehadirat Allah SWT atas nikmat rahmat dan hidayah Nya sehingga kita
bisa berkumpul pada sore hari ini.
Yang kedua tidak lupa sholawat serta
salam kepada junjungan kita nabi besar Muhammad SAW yang selalu kita nantikan
syafa’atnya di yaumul akhir nanti.
Pada kesempatan kali ini saya akan
menyampaikan kultum mengenai “Antara Rasa Aman dan Takut”, barang siapa yang
merasa takut kepada Allah di alam dunia, Allah tidak akan melimpahkan rasa
takut kepada Nya di hari kiamat, dan barang siapa merasa aman di alam dunia
ini. Allah tidak akan memberikan rasa aman dan tenteram pada hari kiamat.
Seperti dalam surat As Syuara ayat 88 – 89.
Tetapi Abu Na’im meriwayatkan pula dari
Syadad bin Aus sebagai berikut: “Jika ia merasa aman daripadaku di alam dunia
akan kuberikan rasa takut pada hari aku menghimpun hamba hambaku. Dan jika ia
takut daripadaku di alam dunia, ia akan kuberi rasa aman pada hari aku
mengumpulkan hamba – hambaku kelak.
Allah SWT memberitakan kepada kita
sesungguhnya ia tidak akan menghimpunkan bagi hamba Nya macam – macam rasa
takut dan macam – macam rasa aman.
Demikian kultum dari saya apabila benar
datangnya dari Allah SWT apabila salah maka itu dari saya sendiri.
Wabillahi taufik wal hidayah.
Wassalamu’alaikum Warahmatullahi
Wabarakaatuh
Rabu, 25 Mei 2016
Juara I Lomba Menulis Cerpen se SMP Batik Surakarta Memperingati Hari Pendidikan Nasional Tahun 2016
Anak Bintang oleh Aurelia Fianastri
Ketika sang surya beranjak terbit dari ufuk timur. Lampu-lampu jalan padam, tergantikan oleh sinar matahari. Setitik embun bergantian menetes pada rumput-rumput kering. Sepinya jalan tanpa bisingnya kendaraan. Ku dengar suara adzan masih berkumandang. Kubergegas bangun, mengambil air wudhu dan mukenaku.
Aku, Nadiva Almira. Nama yang bagus bukan? Aku terlahir dalam keluarga orang-orang kecil, maksudnya bukan dari keluarga kaya ataupun pejabat. Sederhana, itulah keesimpulannya. Adikku yang manis bernama Sintia Melati, aku suka memanggilnya Sin. Adikku masih duduk dikelas 3 SD sedangkan aku kelas 2 SMP. Aku bukan kakak yang baik, tetapi aku sangat menyayangi adikku.
Ayahku bekerja sebagai penjual kayu di Pasar Minggu dan ibuku desainer terknal di kampungku, alias penjahit. Orang tuaku selalu mengajarkan untuk bersyukur atas apa yang tuhan berikan pada kita. Hidup kami penuh kebahagiaan karena rasa sayang yang tulus dan kesederhanaan.
Saat pagi datang kembali,senyumku tak pernah tertinggal tuk menghiasi wajahku yang tak semanis adikku. Aku dan adikku selalu berjalan bersama ketika berangkat sekolah. Adikku sangat pintar menulis, kalau disuruh membuat karangan adikkulah jagoannya.karena terlalu banyak karanganya, sampai- sampai merembet di tempel di dinding kamarku.
Luvia Mifta, itu nama sahabatku. Panggil saja Lulu. Dimana-mana kami bersama. Dikelas, kantin, masjid sampai ke kamar mandi pun bareng. Kami bersahabat sejak dari SD samapi SMP. Lulu jago soal hitung- hitung angka, mata pelajaran matematika dan fisika itulah keahliannya.
Hari berganti, jam – jam terlewati. Tak ada angin, tak ada hujan. Adikku sakit panas, batuk – batuk terus. Di pikiran kami, di beri obat – obat biasa nanti juga sembuh.
Satu minggu kemudian sakitnya tambah parah. Ketika dibawa ke dokter, adikku mengidap penyakit leukimia, harapan hidupnya mungkin tidak lama lagi. Aku terpaku melihat Sin tidur di rumah sakit. Sin sering bicara tentang bintang. Aku dan Sin memang suka dengan bintang. Kami ingin seperti bintang yang selalu dipandang kala malam oleh setiap orang.
Kami ingin seperti bintang, yang selalu memancarkan sinarnya di tengah – tengah langit malam menemani bulan. Begitulah bintang menurut kami. Kami sering melihat bintang di atas atap rumah. Kini hari – hariku tak seindah dulu. Ayah, Ibu dan Sin bagaikan penerangan di saat gelap dan matahari bagi kehidupan.
3 bulan berselang, tak ada perubahan. Tapi akhir – akhir ini Sin sering lkeluar melihat bintang, dia juga sering membicarakan tentang surga, aku benar – benar takut jika Sin akan di panggil tuhan. Tak terbayang kalau Sin benar – benar pindah ke surga.
Ini adalah saat – saat tidak menyenangkan. Ketika candanya hilang, senyumnya tak akan ada, karanganya telah terhenti dan bintangnya telah mati. Jantung Sin berhenti berdetak setelah operasi terakhirnya. Tak kusangka memang inilah akhir hidup Sin. Sinar bintangku meredup seketika.
Namun aku sadar, bintangku tak boleh meredup. Ia harus tetap bersinar cemerlang. Untuk Sin, akan kubuat dia tersenyum di atas sana. Aku akan belajar, berusaha dan tetap berdoa, memperbaiki hidup menjadi lebih baik lagi. Membuat semuanya seperti dulu waktu telah tiada Sin disisiku.
Aku tidak akan mengecewakan ayah ibuku, hanya karena Sin. Bagiku raganya memang telah tiada, namun jiwanya tak akan mati, jiwanya masih disini bersamaku. Suatu saat aku akan seperti bintang yang kuimpi – impikan. Karena bintangku akan tetap tersenyum bersinar cemerlang.
15 tahun kemudian. Kini aku menjadi bintang. Seorang dokter yang aku impi – impikan. Ini semua berkat semangat dari Sin. Sin, tunggu beberapa tahun lagi ya, kita akan bareng – bareng lagi. Terima kasih Sin.
Kamis, 19 Mei 2016
3 Cara Allah mengawasi oleh Ivano Yusuf Retansyah kelas 8A
Assalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakaatuh
Alhamdulillahi
robbil ‘alamin washalatu wassalamu ‘ala asrofil mursalin wa ’ala alihi
washohbihi ajma’in amma ba’du
Pertama-tama
kita panjatkan puji syukur kehadirat Allah SWT yang telah memberikan hidayah
dan inayahnya kepada kita. Selanjutnya shalawat serta salam kita ucapkan kepada
Rasulullah Muhammad SAW, keluarga, dan para sahabatnya. Perkenankan saya akan
menyampaikan kultum bertema 3 cara Allah SWT Mengawasi
Hadirin rakhimakumullah, karena takut didatangi
pencuri, maka warga suatu perumahan menyewa penjaga atau hansip. Tetapi
terkadang pencurian masih terjadi walau hansip sudah dibayar. Hal ini bisa
terjadi apabila hansip tersebut lengah atau ketiduran, sehingga si pencuri bisa
melakukan aksinya. Hansip juga manusia!
Bagaimana dengan Yang Maha Mengetahui? Allah SWT
mengawasi manusia 24 jam sehari atau setiap detik tidak ada lengah. Didalam
melakukan pengawasan, ada 3 cara yang dilakukan Allah SWT:
1. Pertama
Allah SWT melakukan pengawasan secara langsung. Tidak
tanggung-tanggung, Yang Menciptakan kita selalu bersama kita dimanapun dan
kapan saja. Bila kita bertiga, maka Dia yang keempat. Bila kita berlima, maka
Dia yang keenam (QS. Al Mujadilah 7). Bahkan Allah SWT teramat dekat dengan
kita yaitu lebih dekat dari urat leher kita.
“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaaf 16)
“Dan Kami lebih dekat kepadanya daripada urat lehernya.” (QS. Qaaf 16)
2. Kedua
Allah SWT melakukan pengawasan melalui malaikat.
“ketika dua orang malaikat mencatat amal perbuatannya,
seorang duduk di sebelah kanan dan yang lain duduk di sebelah kiri.” (QS. Qaaf
17)
Kedua malaikat ini akan mencatat segala amal perbuatan kita yang baik maupun yang buruk; yang besar maupun yang kecil. Tidak ada yang tertinggal. Catatan tersebut kemudian dibukukan dan diserahkan kepada kita (QS. Al Kahfi 49).
Kedua malaikat ini akan mencatat segala amal perbuatan kita yang baik maupun yang buruk; yang besar maupun yang kecil. Tidak ada yang tertinggal. Catatan tersebut kemudian dibukukan dan diserahkan kepada kita (QS. Al Kahfi 49).
3. Ketiga
Allah SWT melakukan pengawasan melalui diri kita
sendiri. Ketika kelak nanti meninggal maka anggota tubuh kita seperti tangan
dan kaki akan menjadi saksi bagi kita. Kita tidak akan memiliki kontrol
terhadap anggota tubuh tersebut untuk memberikan kesaksian sebenarnya.
“Pada hari ini Kami tutup mulut mereka; dan berkatalah
kepada Kami tangan mereka dan memberi kesaksianlah kaki mereka terhadap apa
yang dahulu mereka usahakan.” (QS. Yaasiin 65)
Kesimpulannya, kita hidup tidak akan bisa terlepas
dimanapun dan kapan saja dari pengawasan Allah SWT. Tidak ada waktu untuk
berbuat maksiat. Tidak ada tempat untuk mengingkari Allah SWT. Yakinlah bahwa
perbuatan sekecil apapun akan tercatat dan akan dipertanyakan oleh Allah SWT
dihari perhitungan kelak.
Sekian
Kultum dari saya semoga bermanfaat bagi kita semua
Wabillahi
taufik wal hidayah
Wassalamu’alaikum
Warahmatullahi Wabarakaatuh
Rabu, 18 Mei 2016
P E N D A K W A H (PERKEMAHAN DAKWAH DAN UKHUWAH)
SMP BATIK PROGRAM KHUSUS SURAKARTA TAHUN 2016
Kepramukaan adalah salah satu bentuk kegiatan ekstrakurikuler wajib di SMP Batik Program Khusus Surakarta guna melatih kemampuan kepemimpinan dan kerjasama siswa.
Pembelajaran kepramukaan telah dilaksanakan selama satu tahun di sekolah, dan pada kegiatan ini ilmu kepramukaan diaplikasikan secara langsung di dalam kemasyarakatan. Dengan harapan para siswa mampu menerapkan berbagai macam ilmu yang telah diperoleh selama latihan rutin.
Kegiatan ini dinamakan “Perkemahan Dakwah dan Ukhuwah (PENDAKWAH) SMP Batik Program Khusus Surakarta tahun 2016”
Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk :
1. Menambah wawasan kepramukaan
2. Melatih kemandirian dan keterampilam dalam berkarya
3. Menumbuhkan semangat kerjasama dan rasa tanggung jawab
4. Menumbuhkembangkan semangat ukhuwah dan berdakwah di masyarakat
Sasaran kegiatan tersebut adalah siswa-siswi kelas VII tahun ajaran 2015/2016 SMP Batik Program Khusus Surakarta.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada : Senin - Rabu, tanggal 09 - 11 Mei 2016, bertempat di Desa Palur Kec. Mojolaban Kab. Sukoharjo.
Adapun bentuk kegiatan yang kami laksanakan adalah sebagai berikut :
1. Shalat Jamaah
2. Qiyamul Lail
3. Tadarus Al Quran
4. Materi Kepramukaan
5. Permainan
6. Tadabbur Alam (Wide Game)
Surakarta, 26 Pebruari 2016
Ketua Panitia
Ilham Cahyadi Prabowo, S.Pd.
SMP BATIK PROGRAM KHUSUS SURAKARTA TAHUN 2016
Kepramukaan adalah salah satu bentuk kegiatan ekstrakurikuler wajib di SMP Batik Program Khusus Surakarta guna melatih kemampuan kepemimpinan dan kerjasama siswa.
Pembelajaran kepramukaan telah dilaksanakan selama satu tahun di sekolah, dan pada kegiatan ini ilmu kepramukaan diaplikasikan secara langsung di dalam kemasyarakatan. Dengan harapan para siswa mampu menerapkan berbagai macam ilmu yang telah diperoleh selama latihan rutin.
Kegiatan ini dinamakan “Perkemahan Dakwah dan Ukhuwah (PENDAKWAH) SMP Batik Program Khusus Surakarta tahun 2016”
Kegiatan ini dilaksanakan bertujuan untuk :
1. Menambah wawasan kepramukaan
2. Melatih kemandirian dan keterampilam dalam berkarya
3. Menumbuhkan semangat kerjasama dan rasa tanggung jawab
4. Menumbuhkembangkan semangat ukhuwah dan berdakwah di masyarakat
Sasaran kegiatan tersebut adalah siswa-siswi kelas VII tahun ajaran 2015/2016 SMP Batik Program Khusus Surakarta.
Kegiatan tersebut dilaksanakan pada : Senin - Rabu, tanggal 09 - 11 Mei 2016, bertempat di Desa Palur Kec. Mojolaban Kab. Sukoharjo.
Adapun bentuk kegiatan yang kami laksanakan adalah sebagai berikut :
1. Shalat Jamaah
2. Qiyamul Lail
3. Tadarus Al Quran
4. Materi Kepramukaan
5. Permainan
6. Tadabbur Alam (Wide Game)
Surakarta, 26 Pebruari 2016
Ketua Panitia
Ilham Cahyadi Prabowo, S.Pd.
Minggu, 27 Maret 2016
Lewat membatik, Siswa Diajak mencintai Budaya Sendiri
Lewat membatik, Siswa Diajak mencintai Budaya Sendiri
Solopos, Senin pahing 28 Maret 2016
Humaniora - Kegiatan Sekolah
Aroma cairan yang biasa digunakan
dalam proses pembuatan batik langsung tercium saat Espos memasuki Dalem Djimatan Kampoeng Batik laweyan Solo pada
Sabtu (26/3) siang.
Di tempat itu ada puluhan pelajar
yang masing – masing tampak asyik menggenggam canting untuk menorehkan cairan
malam panas pada selembar kain mori. Para pelajar itu adalah siswa-siswi kelas
VII SMP Batik Program Khusus (PK) Solo yang sedang mengikuti outing class atau kegiatan pembelajaran
di luar kelas di Laboratorium Batik milik Yayasan Perguruan Tinggi Batik Islam
Batik (Yapertib) Solo.
Pada lembaran kain-kain berbentuk
bujur sangkar itu, terlihat beragam motif batik di antaranya parang, taruntum,
dan kawung.
Seperti yang dilakukan Ika Budi
Rahmawati, siswa kelas VII-B SMP Batik PK. Lantaran cairan malam yang digunakan
dalam proses membuat batik itu sangat panas, Ika menorehkan ujung canting pada
kain mori yang ia bawa dengan sangat hati-hati.
Sesekali Ika mengobrol dengan
teman sekelasnya Almira Jihan yang duduk tepat di sebelahnya.
Sementara itu di sudut lainya,
terlihat tiga siswa kelas VII-A, Farhan Wahyu Aji, Akmalsyah Niezar Reza, dan
Bagus Nur Indra, sedang memberi warna pada kain mereka masing-masing.
Menurut Bagus Nur Indra, sebelum
mepraktikkan proses membuat batik, mereka sudah belajar tentang teori pembuatan
batik di kelas. “Praktiknya disini. Tapi sebelumnya saya pernah membuat batik,
bahkan ikut lomba membatik,” tutur Bagus Nur Indra ketika ditemui Espos di sela-sela aktifitasnya.
Sementara Farhan mengakui dengan
praktik tersebut, ia menjadi lebih paham proses membuat batik. “Jadi tahu
bagaimana membuat batik dengan praktik seperti ini,” ungkap Farhan.
Menurut kepala SMP Batik PK Solo,
S. Nur Rahman, Seni Batik merupakan salah satu mata pelajaran (mapel) yang
diberikan kepada para siswa Kelas VII di SMP Batik PK Solo. Teori tentang Seni
Batik sudah diberikan kepada para siswa dikelas, sehingga praktiknya
dilaksanakan saat outing class
tersebut, mulai dari pembuatan pola hingga penguncian.
Selain untuk mengenalkan dan
mempraktikkan secara langsung pembuatan batik kepada para siswa tersebut,
kegiatan itu diharapkan akan menumbuhkan kecintaan mereka terhadap batik
sebagai salah satu budaya asli Indonesia, khususnya di kota Solo.
“Diharapkan generasi muda mulai
mengenal batik sebagai salah satu budaya asli kota Solo, budaya Indonesia agar
tumbuh kecintaan mereka terhadap budaya tersebut. Sebab dikhawatirkan kalau
tidak ada kecintaan, budaya tersebut di negeri sendiri akan punah, atau bahkan
diambil alih oleh negara lain yang justru peduli dengan budaya tersebut,”paparnya.
Jatim Aktual: Perkenalkan Gamelan dan Tarian Tradisional Kepada ...
Jatim Aktual: Perkenalkan Gamelan dan Tarian Tradisional Kepada ...: JATIMAKTUAL, SEPUTAR SEKOLAH, - Rabu, (23/3/16), sekitar pukul 08.00, bel berdering tanda masuk jam pelajaran ke dua di mulai. Siswa-sisw...
Kamis, 25 Februari 2016
Khutbah Jum'at, 26 Februari 2016
Say No to LGBT
Say No to LGBT
Khotbah Pertama
Kisah ini sudah lama, tetapi banyak yang belum
mengetahuinya. Kisah ini hendaknya menjadi ibroh, bahwa apabila suatu daerah
bermaksiat semua, bisa jadi Allah akan mengazabnya secara langsung.
أَأَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاء أَن يَخْسِفَ بِكُمُ الأَرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ
"Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang dilangit bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?" (QS Al Mulk 67: 16).
أَأَمِنتُم مَّن فِي السَّمَاء أَن يَخْسِفَ بِكُمُ الأَرْضَ فَإِذَا هِيَ تَمُورُ
"Apakah kamu merasa aman terhadap Allah yang dilangit bahwa Dia akan menjungkirbalikkan bumi bersama kamu, sehingga dengan tiba-tiba bumi itu bergoncang?" (QS Al Mulk 67: 16).
Dukuh
Legetang adalah
sebuah daerah di lembah pegunungan Dieng, sekitar 2 km ke utara dari kompleks
pariwisata Dieng Kabupaten Banjarnegara.
Dahulunya masyarakat dukuh Legetang adalah petani-petani yang sukses sehingga kaya. Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah. Kualitas buah/sayur yang dihasilkan juga lebih dari yang lain. Namun barangkali ini merupakan "istidraj" (disesatkan Allah dengan cara diberi rizqi yang banyak dan orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam kesesatan).
Dahulunya masyarakat dukuh Legetang adalah petani-petani yang sukses sehingga kaya. Berbagai kesuksesan duniawi yang berhubungan dengan pertanian menghiasi dukuh Legetang. Misalnya apabila di daerah lain tidak panen tetapi mereka panen berlimpah. Kualitas buah/sayur yang dihasilkan juga lebih dari yang lain. Namun barangkali ini merupakan "istidraj" (disesatkan Allah dengan cara diberi rizqi yang banyak dan orang tersebut akhirnya makin tenggelam dalam kesesatan).
Masyarakat dukuh Legetang umumnya ahli maksiat dan
bukan ahli bersyukur. Perjudian disana merajalela, begitu pula minum-minuman
keras (yang sangat cocok untuk daerah dingin). Tiap malam mereka mengadakan pentas
Lengger(sebuah kesenian yang dibawakan oleh para penari
perempuan, yang sering berujung kepada perzinaan). Anak yang kimpoi sama ibunya
dan beragam kemaksiatan lain sudah sedemikian parah di dukuh Legetang.
Pada suatu malam turun hujan yang lebat dan masyarakat Legetang sedang tenggelam dalam kemaksiatan. Tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara "buum", seperti suara benda yang teramat berat berjatuhan. Pagi harinya masyarakat disekitar dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu menyaksikan bahwa Gunung Pengamun-amun sudah terbelah (bahasa jawanya: tompal), dan belahannya itu ditimbunkan ke dukuh Legetang.
Pada suatu malam turun hujan yang lebat dan masyarakat Legetang sedang tenggelam dalam kemaksiatan. Tengah malam hujan reda. Tiba-tiba terdengar suara "buum", seperti suara benda yang teramat berat berjatuhan. Pagi harinya masyarakat disekitar dukuh Legetang yang penasaran dengan suara yang amat keras itu menyaksikan bahwa Gunung Pengamun-amun sudah terbelah (bahasa jawanya: tompal), dan belahannya itu ditimbunkan ke dukuh Legetang.
Dukuh Legetang yang tadinya berupa lembah itu bukan
hanya rata dengan tanah, tetapi menjadi sebuah gundukan tanah baru menyerupai
bukit. Seluruh penduduknya mati. Gegerlah kawasan dieng..
Seandainya gunung Pengamun-amun sekedar longsor, maka
longsoran itu hanya akan menimpa dibawahnya. Akan tetapi kejadian ini bukan
longsornya gunung. Antara dukuh Legetang dan gunung Pengamun-amun terdapat
sungai dan jurang, yang sampai sekarang masih ada. Jadi kesimpulannya, potongan
gunung itu terangkat dan jatuh menimpa dukuh Legetang.
Siapa
yang mampu mengangkat separo gunung itu kalau bukan Allah?
Kini diatas bukit bekas dukuh Legetang dibuat tugu peringatan. Ditugu tersebut ditulis dengan plat logam:
"TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG PENGAMUN-AMUN PADA TG. 16/17-4-1955"
Kini diatas bukit bekas dukuh Legetang dibuat tugu peringatan. Ditugu tersebut ditulis dengan plat logam:
"TUGU PERINGATAN ATAS TEWASNJA 332 ORANG PENDUDUK DUKUH LEGETANG SERTA 19 ORANG TAMU DARI LAIN-LAIN DESA SEBAGAI AKIBAT LONGSORNJA GUNUNG PENGAMUN-AMUN PADA TG. 16/17-4-1955"
Nabi Luth pergi menuju negeri Sadum (di dekat laut mati di
Yordan) karena Allah telah memilihnya sebagai Nabi-Nya dan Rasul-Nya yang diutus
kepada negeri tersebut. Ketika itu, akhlak penduduknya sangat buruk sekali,
mereka tidak menjaga dirinya dari perbuatan maksiat dan tidak malu berbuat
kemungkaran, berkhianat kepada kawan, dan melakukan penyamunan. Di samping itu,
mereka mengerjakan perbuatan keji yang belum pernah dilakukan oleh seorang pun
sebelumnya di alam semesta. Mereka mendatangi laki-laki untuk melepaskan
syahwatnya dan meninggalkan wanita. Saat itu, Nabi Luth ‘alaihissalam mengajak
penduduk Sadum untuk beriman dan meninggalkan perbuatan keji itu. Beliau berkata
kepada mereka, “Mengapa kamu tidak bertakwa?”– Sesungguhnya aku adalah seorang
Rasul kepercayaan (yang diutus) kepadamu,–Maka bertakwalah kepada Allah dan
taatlah kepadaku.–Dan aku sekali-kali tidak minta upah kepadamu atas ajakan
itu; upahku tidak lain hanyalah dari Tuhan semesta alam.–Mengapa kamu
mendatangi jenis laki-laki di antara manusia,– Dan kamu tinggalkan istri-istri
yang dijadikan oleh Tuhanmu untukmu, bahkan kamu adalah orang-orang yang
melampaui batas.” (QS. Asy Syu’ara: 160-161) Tetapi kaum Luth tidak peduli
dengan seruan itu, bahkan bersikap sombong terhadapnya serta mencemoohnya.
Meskipun begitu, Nabi Luth ‘alaihissalam tidak putus asa, ia tetap bersabar
mendakwahi kaumnya; mengajak mereka dengan bijaksana dan sopan, ia melarang dan
memperingatkan mereka dari melakukan perbuatan munkar dan keji. Akan tetapi,
kaumnya tidak ada yang beriman kepadanya, dan mereka lebih memilih kesesatan
dan kemaksiatan, bahkan mereka berkata kepadanya dengan hati mereka yang kasar,
“Datangkanlah kepada kami azab Allah, jika kamu termasuk orang-orang yang
benar.” (QS. Al ‘Ankabbut: 29) Mereka juga mengancam akan mengusir Nabi Luth
‘alaihissalam dari kampung mereka karena memang ia adalah orang asing, maka
Luth pun marah terhadap sikap kaumnya; ia dan keluarganya yang beriman pun
menjauhi mereka bahkan instrinya ikut mengucilkannya dan mengolok-oloknya.
Kemudian Allah Subhanahu wa Ta’ala mengutus tiga orang malaikat dalam bentuk
manusia yang rupawan, hingga mereka sampai di rumah Luth. Saat Nabi Luth
‘alaihissalam melihat mereka, maka Nabi Luth mengkhawatirkan keadaan mereka,
dan tidak ada yang mengetahui kedatangan mereka selain istri Nabi Luth, hingga
akhirnya istrinya keluar dari rumahnya dan memberitahukan kaumnya tentang
kedatangan tamu-tamu Nabi Luth yang rupawan. Maka kaumnya pun datang dengan
bergegas menuju rumah Nabi Luth dengan maksud untuk melakukan perbuatan keji
dengan para tamunya itu. Mereka berkumpul sambil berdesakan di dekat pintu
rumahnya sambil memanggil Nabi Luth dengan suara keras meminta Nabi Luth
mengeluarkan tamu-tamunya itu kepada mereka. Lalu Nabi Luth menghalangi mereka
masuk ke rumahnya dan menghalangi mereka dari mengganggu para tamunya, ia
berkata kepada mereka, “Sesungguhnya mereka adalah tamuku; maka janganlah kamu
membuatku malu,–Dan bertakwalah kepada Allah dan janganlah kamu membuat aku
terhina.” (QS. Al Hijr: 68-69) Nabi Luth juga mengingatkan mereka, bahwa Allah
Subhnahu wa Ta’ala telah menciptakan wanita untuk mereka agar mereka dapat
menyalurkan syahwatnya, akan tetapi kaum Luth tetap ingin masuk ke rumahnya.
Ketika itu, Nabi Luth ‘alaihissalam tidak mendapati seorang yang berakal dari
kalangan mereka yang dapat menerangkan kesalahan mereka dan akhirnya Nabi Luth
merasakan kelemahan menghadapi mereka sambil berkata, ““Seandainya aku
mempunyai kekuatan (untuk menolakmu) atau kalau aku dapat berlindung kepada
keluarga yang kuat (tentu aku lakukan).” (QS. Huud: 80) Saat itulah, para tamu
Nabi Luth memberitahukan siapa mereka kepada Nabi Luth, dan bahwa mereka bukan
manusia tetapi malaikat yang datang untuk menimpakan azab kepada kaumnya yang
fasik itu. Kemudian para malaikat meminta Nabi Luth untuk pergi bersama
keluarganya pada malam hari, karena azab akan menimpa mereka di pagi hari.
Mereka juga menasihatinya agar ia dan keluarganya tidak menoleh ke belakang
saat azab itu turun, agar tidak menimpa mereka. Di malam hari, Nabi Luth
‘alaihissalam dan keluarganya pergi meninggalkan negeri Sadum. Setelah mereka
pergi meninggalkannya dan tiba waktu Subuh, maka Allah mengirimkan kepada
mereka azab yang pedih yang menimpa negeri itu. Saat itu, negeri tersebut
bergoncang dengan goncangan yang keras, seorang malaikat mencabut negeri itu
dengan ujung sayapnya dan mengangkat ke atas langit, lalu dibalikkan negeri
itu; bagian atas menjadi bawah dan bagian bawah menjadi atas, kemudian mereka
dihujani dengan batu yang panas secara bertubi-tubi. Allah Ta’ala berfirman,
“Maka ketika datang azab Kami, Kami jadikan negeri kaum Luth itu yang di atas
ke bawah (kami balikkan), dan Kami hujani mereka dengan batu dari tanah yang
terbakar dengan bertubi-tubi,–Yang diberi tanda oleh Tuhanmu, dan siksaan itu
tidaklah jauh dari orang-orang yang zalim.” (QS. Huud: 82-83) Allah Subhanahu
wa Ta’ala menyelamatkan Nabi Luth dan keluarganya selain istrinya dengan rahmat
dari Allah Subhanahu wa Ta’ala, karena mereka menjaga pesan itu, bersyukur atas
nikmat Allah dan beribadah kepada-Nya. Maka Nabi Luth dan keluarganya menjadi
teladan baik dalam hal kesucian dan kebersihan diri, sedangkan kaumnya menjadi
teladan buruk dan pelajaran bagi generasi yang datang setelahnya.
Khotbah Ke Dua
Seiring perubahan zaman, manusia perlahan menjauhi ajaran
agama bahkan mengingkari akan janji Allah. Jangankan untuk masalah akhirat,
bencana sunnatullah saja sudah menjadi guyonan. Lihat saja di media massa
bagaimana kaum gay dan homoseksual semakin berani untuk tampil entah dalam
bentuk entertainment, maupun dalam bentuk demonstrasi persamaan hak untuk
diterima di masyarakat bahkan menikah. Kaum Luth seolah dibangkitkan masa
sekarang. Bertambah akal pikir, mereka bahkan mampu mencari bahasan dalam
kitab-kitab suci soal Tuhan yang mengasihi kaum homoseksual. Tuhan memang Maha
Penyayang, kalimat ini menjadikan pelaku percintaan sesama jenis tak ragu untuk
terus melanjutkan kegiatan itu. Tak kalah heboh, negeri tetangga Malaysia
menerapkan syariat Islam konservatif juga tertampar lantaran warganya yang juga
pendeta keturunan Tionghoa nekat mengadakan resepsi pernikahan dia dengan
pasangan gaynya seperti dilansir Surat kabar the Wall Street Journal
(7/8/2012). Pendeta bernama Ngeo Boon Lin ini yakin Tuhan mengasihi siapa saja
termasuk kaum pecinta sesama jenis. Dia bahkan memberikan setiap tamu sekotak
coklat bertuliskan Tuhan mengasihi kaum gay. Jika agama saja sudah
memperbolehkan kaum gay berada di atas panggung keyakinan dengan menjadi
pendeta, ustadz, dan rabbi, tak ada alasan hukum dunia melarang percintaan
sesama jenis ini. Itu pula mendasari beberapa negara sudah mengijinkan mereka
menikah secara sah di mata hukum dan agama. Salah satunya, Kota Seattle, Negara
bagian Washington, Amerika Serikat, menetapkan undang-undang penikahan sesama
jenis. Keputusan ini langsung disambut gembira kaum gay ramai-ramai menikah.
Tercatat 133 pasangan gay disahkan oleh hukum seperti dilansir kantor berita Reuters.
Balai Kota Seattle menyambut gembira pengantin gay berparade di jalanan. Mereka
melempari beras, gelembung balon, dan bunga ke arah mereka. Maka dari itu mari
kita memohon kepada Allah Ta’ala semoga kita dan anak keturunan kita tdk
menjadi penerus Kaum SODOM ini. Aaaamiin ya rabbal ‘alamiin.
Selasa, 23 Februari 2016
Jatim Aktual: Latih Jiwa Trampil dan Mandiri Melalui DIKLATSAR.
Jatim Aktual: Latih Jiwa Trampil dan Mandiri Melalui DIKLATSAR.: JATIMAKTUAL, SEPUTAR PENDIDIKAN,- Kegiatan kepramukaan merupakan kegiatan yang mengandung banyak nilai Pendidikan. Salah satunya yakn...
Tambah Skill Pengajar dan Karyawan, SMP Batik Program Khusus datangkan Guru Bahasa Arab
Tambah Skill Pengajar dan
Karyawan, SMP Batik Program Khusus datangkan Guru Bahasa Arab
Surakarta, Rabu, 24 Februari 2016.
Mulai pukul 6 pagi segenap staff
dan karyawan SMP Batik Program Khusus Surakarta sudah berkumpul di kantor guru
dan bersiap siap untuk mengikuti agenda rutin belajar Bahasa Arab.
Menurut S. Nur Rohman, S.Pd.
selaku kepala sekolah “Seluruh staff pengajar dan karyawan SMP Batik Program
Khusus Surakarta secara bertahap akan dibimbing untuk belajar Bahasa Arab guna
memantapkan kemampuan berbahasa yang nantinya akan digunakan untuk menambah
lifeskill siswa siswi SMP Batik Program Khusus”
Sedangkan Metode yang digunakan dalam
belajar bahasa Arab adalah metode Tamyis. Yaitu suatu metode belajar bahasa
arab yang mudah dan menyenangkan. Ustads Dwi Ariyanto sebagai pembimbing
menuturkan “syarat utamanya adalah tekun belajar dan berkesinambungan, maka hanya
selama 24 pertemuan seluruh staff pengajar dan karyawan SMP Batik Program
Khusus Surakarta akan dapat menguasai Bahasa Arab”.
Terbukti dengan rentang waktu
belajar yang tidak cukup lama sekitar 40 menit, staff pengajar dan karyawan SMP Batik Program Khusus Surakarta sudah dapat
menguasai beberapa kata dasar dalam Bahasa Arab.
“Memahami kata- kata dalam Bahasa
Arab menjadi semakin mudah dan gampang didingat” menurut Anif Farida salah satu
staff karyawan SMP Batik Program Khusus. Dia menambahkan “dengan melagukan
setiap kata dalam Bahasa Arab membuat belajar semakin mudah plus menyenangkan
sehingga tidak terasa kita sudah hafal banyak kata kata Bahasa Arab”.
Dengan bertambahnya kemampuan staff
pengajar dan karyawan SMP Batik Program Khusus Surakarta maka diharapakan hal
tersebut akan di tularkan kepada seluruh siswa siswi sehingga menambah skill
siswa siswi dalam berbahasa khususnya Bahasa Arab. (Dony Prabowo. S.Pd. /Staff
Humas SMP Batik Program Khsusu Surakarta)
Siswa SMP Batik Program Khusus Surakarta Meraih Medali Emas pada MOK’S OPEN 2016 Taekwondo Championship Tingkat Nasional di Semarang.
Siswa SMP Batik Program Khusus
Surakarta Meraih Medali Emas pada MOK’S OPEN 2016 Taekwondo Championship
Tingkat Nasional di Semarang.
Sebuah prestasi gemilang telah
diraih oleh Surya Anastasya Octaviana siswi SMP Batik Program Khusus Surakarta.
Siswi kelas 8 tersebut berhasil menjuarai MOK’S OPEN 2016 Taekwondo
Championship Tingkat Nasional di Semarang Jawa Tengah.
Siswi yang agak pemalu tersebut
menuturkan bahwa selain latihan rutin dan berdo’a, dukungan orang tua juga
sangat penting dalam usahanya meraih juara pada event bergengsi tersebut.
Dalam menjalani laga pertandingan
Anastasya tidak pernah merasa takut siapapun yang menjadi lawanya, menjalani
setiap laga dengan sebaik – baiknya dan tetap fokus dalam setiap laga
pertandingan. Hal tersebut nampaknya merupakan kunci sukses Anastasya menjadi
Juara dalam laga tersebut.
Siswi yang baru 1 tahun menekuni Tae Kwondo tersebut
mempunyai harapan bahwa kelak dia ingin Tae Kwondo menjadi salah satu cabang
olah raga yang dapat membawanya ke event yang lebih tinggi yaitu di tingkat
Internasional. Kamis, 26 November 2015
SMP Batik Program Khusus Launching Camping Al qur'an
Sabtu, 28 November 2015, SMP Batik Program Khusus akan meluncurkan salah satu program kegiatan unggulan. Kegiatan tersebut di maksudkan untuk mendongkrak hafalan dan melatih bacaan guru dan karyawan SMP Batik Program Khusus Surakarta. Kegiatan tersebut berlangsung Sabtu, 28 November 2015 dan berakhir Ahad, 29 November 2015. Setelah program ini selesai di harapkan Guru dan Karyawan SMP batik Program Khusus mengalami peningkatan dalam skill hafalan dan bacaan Al Qur'anya. Program tersebut rencananya akan di laksanakan secara rutin bagi siswa, orang tua wali murid dan masyarakat umum di masa yang akan datang.
Senin, 16 November 2015
SMP Batik PK Bidik Siswa dari luar Negeri
Solo-SMP Batik Program Khusus (PK) Solo siap membuka kelas boarding school atau pembelajaran dengan menerapkan sistem sekolah berasrama tahun ajaran akademik 2016/2017 mendatang. Siswa dari berbagai daerah di luar kota Bengawan menjadi target calon peserta didik dalam program tersebut. Promosi program tersebut bahkan bakal menyasar siswa dari Kamboja dan Thailand.
Kepala SMP Batik PK Solo, S. Nur Rahman, mengemukakan pembukaan program boarding school tersebut merupakan bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
"Selain menambah layanan kami juga memperluas jangkauan layanan untuk pendidikan ddengan boarding school ini tidak hanya untuk masyarakat Solo tapi juga ke daerah lain, mulai Soloraya dan beberapa daerah lainya, "ungkap Nur Rahman ketika ditemui wartawan di SMP batik Pk Solo, Senin (16/11)
Nur Rahman menjelaskan saat ini selama dua tahun beroperasi, SMP Batik PK sudah melayani pembelajaran sekolah dengan sistem fullday, yakni kegiatan belajar mengajar mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Saat ini untuk program fulday SMP Batik PK memiliki jumlah siswa 51 orang untuk kelas VIII dan 49 orang untuk kelas VII.
Sedangkan program boarding school, menurutnya, sebenarnya sudah didesain sejak lama, namun baru direalisasikan tahun depan. Hal itu dengan mempertimbangkan kesiapan sekolah tersebut dalam program itu, termasuk di dalamnya kesiapan saran dan prasarana pembelajaran. Program tersebut akan diterapkan dengan menggunakan gedung yang berlokasi di kawasan Kampung Batik Laweyan, Solo.
Pendaftaran dijadwalkan 1 hingga 20 Desember 2015, untuk jalur khusus. Namun ia menyatakan tidak ada syarat khusus bagi calon peserta yang berminat untuk program itu.
Solopos, Selasa, 17 November 2015 #HUMANIORA
Solo-SMP Batik Program Khusus (PK) Solo siap membuka kelas boarding school atau pembelajaran dengan menerapkan sistem sekolah berasrama tahun ajaran akademik 2016/2017 mendatang. Siswa dari berbagai daerah di luar kota Bengawan menjadi target calon peserta didik dalam program tersebut. Promosi program tersebut bahkan bakal menyasar siswa dari Kamboja dan Thailand.
Kepala SMP Batik PK Solo, S. Nur Rahman, mengemukakan pembukaan program boarding school tersebut merupakan bentuk peningkatan pelayanan kepada masyarakat.
"Selain menambah layanan kami juga memperluas jangkauan layanan untuk pendidikan ddengan boarding school ini tidak hanya untuk masyarakat Solo tapi juga ke daerah lain, mulai Soloraya dan beberapa daerah lainya, "ungkap Nur Rahman ketika ditemui wartawan di SMP batik Pk Solo, Senin (16/11)
Nur Rahman menjelaskan saat ini selama dua tahun beroperasi, SMP Batik PK sudah melayani pembelajaran sekolah dengan sistem fullday, yakni kegiatan belajar mengajar mulai pukul 07.00 sampai dengan pukul 16.00 WIB. Saat ini untuk program fulday SMP Batik PK memiliki jumlah siswa 51 orang untuk kelas VIII dan 49 orang untuk kelas VII.
Sedangkan program boarding school, menurutnya, sebenarnya sudah didesain sejak lama, namun baru direalisasikan tahun depan. Hal itu dengan mempertimbangkan kesiapan sekolah tersebut dalam program itu, termasuk di dalamnya kesiapan saran dan prasarana pembelajaran. Program tersebut akan diterapkan dengan menggunakan gedung yang berlokasi di kawasan Kampung Batik Laweyan, Solo.
Pendaftaran dijadwalkan 1 hingga 20 Desember 2015, untuk jalur khusus. Namun ia menyatakan tidak ada syarat khusus bagi calon peserta yang berminat untuk program itu.
Solopos, Selasa, 17 November 2015 #HUMANIORA
Minggu, 15 November 2015
SMP Batik Program Khusus Gelar Training Quantum Reading Qur’an
SMP Batik Program
Khusus Gelar Training Quantum Reading
Qur’an
Solo, 27 Maret 2015
Dalam
rangka mengoptimalkan pembelajaran tahsin dan tahfidzul Qur’an yang menjadi
salah satu program unggulan SMP Batik Program Khusus, maka SMP Batik Program
Khusus Surakarta menggelar in house
training bertajuk “Quantum Reading Qur’an”. Sasaran program tersebut adalah
segenap Guru dan karyawan SMP Batik Program Khusus Surakarta.
Koordinator
acara Wachid Ichsanto, S.Pd.I menyatakan “Guna menunjang tercapainya kualitas dalam
membaca dan menghafal Al Qur’an maka perlu didukung dengan seluruh civitas
akademika yang mumpuni. Dengan
mengikuti in house training di
harapkan dapat menumbuhkan semangat dalam belajar dan mengajarkan Al Qur’an
serta mengevaluasinya.”
Sebagai
dasar pemikiran kegiatan tersebut adalah “Dan bacalah Al Qur’an itu denga
tartil (perlahan – lahan) (Q.S Al Muzammil :4). Dan juga “Sebaik – baik kamu
adalah yang mempelajari Al Qur’an dan mengajarkanya” (HR. Muslim)
Sebagai
pembicara utama yaitu Ust. Muhammad Amri, S.Pd. pengasuh pondok Tahfidzul
Qur’an Daarul Fath Pengging Boyolali. Beliau menyatakan bahwa “Sebagai guru
kita sebaiknya menjadi guru terbaik yaitu guru yang mau terus belajar dan
mengajarkan ilmunya khusunya Al Qur’an.”
Setiap
guru dan karyawan SMP Batik Program Khusus dituntut untuk mempunyai kemampuan
tahsin dan tahfidz yang baik. Hal tersebut merupakan dasar untuk memberikan
pengajaran kepada siswa - siswi setiap harinya. Sejalan dengan kegiatan –
kegiatan pembelajaran di SMP Batik Program Khusus yang didesain agar membiasakan siswa – siswi membaca dan
menghafal Al – Qur’an dengan baik dan benar.
Pada
akhirnya nanti diharapkan dapat digunakan sebagai bekal untuk memberikan
pengayaan bagi adik – adik kelasnya pada tahun ajaran baru, juga bekal untuk kehidupan
dalam sosial dan masyarakat, sekaligus bekal untuk menggapai kehidupan yang
baik di akhirat kelak.
Kamis, 12 November 2015
SMP
Batik PK, Perkenalkan Batik Asli Solo
Solo, 2015
SMP Batik Program Khusus Surakarta
pada hari ini melaksanakan kegiatan Outing Class. Kegiatan ini diikuti oleh
seluruh siswa – siswi dan juga seluruh staff SMP Batik Program Khusus yang mulai
dari Kepala Sekolah hingga staff pengajarnya.
Kegiatan tersebut bertujuan
memberikan pengayaan pada mata pelajaran Seni Batik. Melihat begitu banyaknya
Batik yang beredar di masyarakat maka SMP Batik Program Khusus Surakarta yang
berada di bawah naungan Yayasan Pendidikan Batik Surakarta secara
berkesinambungan berupaya untuk mengenalkan Batik Asli Solo yang khas dimana belum
banyak orang awam mengetahuinya. Sejak dini siswa – siswi diperkenalkan dengan
Batik Asli Solo agar budaya Batik Solo ini tidak hilang terlindas kemajuan jaman.
SMP Batik Program khusus
Surakarta dalam kegitan ini menggandeng
Civitas Akademika UNIBA (Universitas Islam Batik) yang sangat concern di bidang Seni Batik Asli Solo. Melalui UKM Seni Batik
yaitu Laboratorium Batik atau yang moncer
disebut Dalem Djimatan yang berlokasi di Jl. Tiga Negeri RT 02 RW 02 Setono Laweyan Surakarta siswa –
siswi SMP Batik PK mulai diperkenalkan sejarah Batik Asli Solo dan bagaimana
kontribusinya terhadap perkembangan Batik di Tanah Air sehingga sampai di akui
oleh UNESCO sebagai salah satu keajaiban dunia. Selain sejarah perkembangan
Batik Asli Solo siswa – siswi dan staff guru karyawan SMP Batik PK juga
diberikan kesempatan untuk merasakan sensasi
membatik pada selembar kain putih atau mori.
Siswa – siswi juga di ajarkan teknik membatik yang baik dan juga teknik
pewarnaan yang baik serta berkesempatan menyaksikan langsung proses membatik
dari awal hingga akhir. Kegiatan membatik juga sudah merupakan kegiatan
ekstrakurikuler di SMP Batik PK. SMP Batik PK beralamatkan di Jl. Slamet
Riyadi 447 Telp. 08121507165 Kode POS
57146 Surakarta.
Kegiatan tersebut di mulai
sekitar pukul 08.00 pagi dan di akhiri sekitar pukul 11.00.
Langganan:
Postingan (Atom)









